Aku bukan Sapardi Djoko Damono yang mampu “mencintaimu dengan sederhana” karena aku teramat gila padamu ,
aku tidak seperti Korrie Layun Rampan yang mampu membuat 3 bait “puisi” untuk menceritakan kisah perjalanan cintanya,
aku bukan khoiril Anwar yng mampu membuat sebuah sebuah cerita tentang “aku"nya sendiri di kala itu,
aku ini bukan Asrul Sani yang bisa membuat "taman dunia” untuk kita nikmati bersama.
Aku tidak mirip W.S Renda yang dengan mudah membuat “surat cinta” dengan sangat romantis.

Hanya Terkadang aku berpikir bahwa aku seperti Sutardji Calzoum bachri yang rela mendengar kata “tapi” dari mulutmu tentang semua perkara cinta kita. Namun benar kata Armijn Pane “kesadaran” sangat penting dalam perkara cinta kita. 
Aku pun sangat sadar bahwa aku bukanlah mereka. Aku cuma wanita biasa yang hanya bisa meminta “ tolong jangan percaya kata-kata orang gila seperti aku” tapi yakin lah dengan apa yang aku lakukan dalam perkara cinta kepadamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

candu

Pratikum Dasar pemograman (case of)