HUJAN DAN SENJA SENJA YANG TERASA LAMA
Jarak telah membuat kita semakin jarang bertemu.
Jarak telah menghadirkan ruang ruang sepi di dalam dada kita.
Kamu dan aku bahkan seringkali merasa sendiri disaat berada di tengah keramaian..
Aku mencari - cari kamu didalam kepalaku, membawa kamu kemana saja aku pergi.
Hujan juga datang membawa pulang kehangatanmu dikepalaku, sementara tubuhku harus tabah menikmati dinginnya waktu.
Namun, demi hal yang sudah kita sepakati,akupun mengerti, aku harus sabar menanti.
Aku harus memperjuangkan apa- apa yang kumiliki. Kamu memiliki aku, aku memiliki kamu.Dan, segala hal yang terjadi kini, hanyalah bagian dari perjuangan yang akan kita nikmati nanti.
Aku belajar menyabarkan hati, bahwa perasaan lelah ini tak akan sia- sia,bahwa segala rindu yang terasa akan menemukan bahagia pada waktunya.
Meski, tetap saja setiap senja datang atau setiap hujan kembali pulang, kamu adalah seseorang yang kadang menjadi alasanku tidak mampu menahan perasaan.Rasa sesak didada seringkali tak terkendali. Dan air mata kadang menjadi huajn- hujan yang kusembunyikan.Aku tahu ini berat, tapi ini bukan alasan untuk melepaskan apa yang telah kita ikat. Aku tahu rindu ini kadang terasa pilu, tetapi bukan sebagai alasan kita menjadi masa lalu.
Kelak, pada senja- senja yang tak lagi sepi,kamu adalah seeorang yang kupeluk erat sepenuh hati. Tak akan ada lagi jarak yang menakut- nakuti. Biala saat itu tiba, aku berharap waktu tetap melambat bersama kita.Agar aku bisa menatap matamu berlama-lama,agar aku bisa menikmati senja , juga hujan- hujan yang pernah membuatku merindu buta.
Semoga segala hal yang kita jalani ini, seberat apapun usaha menjaga hati,tidak hanya menjadi lelah yang tak berarti
Komentar
Posting Komentar