cie curhat ^_^









Bagaimana mungkin kau tersenyum begitu lebar
sedangkan lukaku menganga tak terkira
kelam pedihnya tak lagi terungkap

Apa kau tak membaca air mukaku yang penuh kesedihan?
walauku tampak tenang

batinku menjerit seperti tercakar buasnya api asmara

Kau tuliskan secercah manisnya madu cinta
kau puaskan dahaga dari hausnya akan rindu
setelah semuanya begitu sempurna kau tancap penuh dusta

kecerdikan bibirmu membuatku tertipu
jangankan bicara "HATIKU TAK SANGGUP"
kumpulan air matapun tak Mampu ku jatuhkan 
walau ku sunggingkan senyum ini
tapi perih ini tak bisa di rahasiakan








Komentar

Postingan populer dari blog ini

candu

Pratikum Dasar pemograman (case of)