Pratikum Dasar Pemograman (perulangan)
Struktur Perulangan (SP)
}SP terdiri dari
◦Kondisi pengulangan
Ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan
◦Badan (body) pengulangan
Bagian algoritma yang diulang
}Struktur perulangan disertai :
◦Inisialisasi, yaitu aksi yang dilakukan sebelum pengulangan dilakukan pertama kali
◦Terminasi, aksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan
Notasi struktur Perulangan
}Struktur FOR
}Struktur WHILE
}Struktur REPEAT
1.Struktur FOR
}Digunakan untuk menghasilkan pengulangan sejumlah (n) kali
yang dispesifikasikan.
}Jumlah pengulangan diketahui (dapat ditentukan) sebelum eksekusi.
}Variabel pencacah
◦Nilainya selalu bertambah setiap kali perulangan dilakukan.
◦Jika nilainya sudah mencapai jumlah yang dispesifikasikan, maka proses perulangan akan berhenti
}Bentuk umum for :
◦Menaik (ascending)
◦Menurun (descending)
FOR menaik
for pencacah :=nilai_awal to nilai_akhir do
Aksi
endfor
FOR menurun
for pencacah := nilai_awal downto nilai_akhir do
Aksi
endfor
2.Struktur WHILE
}Bentuk umum struktur WHILE
while kondisi do
aksi
endwhile
}Keterangan :
◦Aksi akan dilakukan selama kondisi bernilai true.
◦Jika kondisi bernilai false, badan pengulangan tidak akan dilaksanakan, yang berarti perulangan selesai.
}Yang harus diperhatikan à pengulangan harus berhenti.
}Supaya kondisi bernilai false,
◦Di dalam badan pengulangan harus ada instruksi yang mengubah nilai peubah kondisi.
Contoh 1
Algoritma Cetak_banyak_Hallo
{Mencetak ‘Hello Word’ sebanyak 10 kali}
DEKLARASI
k := integer { pencacah pengulangan }
DESKRIPSI
k :=1
while k <= 10 do
write
(‘Hello Word’)
k := k + 1
endwhile
{ kondisi akhir pengulangan : k >
10}
3.Struktur REPEAT
}Bentuk umum struktur REPEAT
repeat
aksi
Until kondisi
}Keterangan :
◦Aksi akan dilakukan sampai kondisi boolean bernilai true.
◦Jika kondisi bernilai false, badan pengulangan akan
dilaksanakan, yang berarti perulangan selesai jika
kondisi bernilai true
Contoh 2
Algoritma Cetak_banyak_Hallo
{Mencetak ‘Hello Word’ sebanyak 1 kali}
DEKLARASI
k : integer { pencacah pengulangan }
DESKRIPSI
k:= 6
repeat
write
(‘Hello Word’)
k :=k + 1
until k > 5
{ kondisi akhir pengulangan : k >
5}
PERULANGAN (2)
for
}PASCAL
repeat
aksi1;
aksi2;
.
.
.
until kondisi;
Contoh 1 -- FOR
(Algoritma menghitung deret 1+2+3+ . . . +N)
Algoritma
PENJUMLAHAN_DERET
{ Menjumlahkan deret
1+2+3+ . . .
+N
dengan N adalah bilangan bulat positif yang dibaca dari piranti masukkan.
Dan mencetak jumlah deret }
DEKLARASI :
N : integer {banyak suku deret}
k : integer {suku deret}
jumlah :
integer {jumlah deret}
DESKRIPSI :
read(N)
jumlah ß 0
for
k ß1 to N
jumlah ß jumlah + k
endfor
write
(jumlah)
Program PENJUMLAHAN_DERET
var
N : integer;
k : integer;
Jumlah : integer;
begin
write(‘Berapa N?’);
readln(N);
jumlah:=0;
for
k:=1 to N
begin
jumlah:=jumlah + k;
end;
writeln(‘Jumlah deret = ‘, jumlah);
end.
Contoh 1 -- WHILE
(Algoritma menghitung deret 1+2+3+ . . . +N)
(Algoritma menghitung deret 1+2+3+ . . . +N)
Algoritma
PENJUMLAHAN_DERET
{ Menjumlahkan deret
1+2+3+ . . .
+N
dengan N adalah bilangan bulat positif yang dibaca dari piranti masukkan.
Dan mencetak jumlah deret }
DEKLARASI :
N : integer {banyak suku deret}
k : integer {suku deret}
jumlah :
integer {jumlah deret}
DESKRIPSI :
read(N)
jumlah ß 0
k ß 1
while
k < N do
jumlah ß jumlah + k
k ß k + 1
endwhile
write
(jumlah)
Program PENJUMLAHAN_DERET
var
N : integer;
k : integer;
Jumlah : integer;
begin
write(‘Berapa N?’);
readln(N);
jumlah:=0; k:=1;
while
k <= N do
begin
jumlah:=jumlah + k;
k:=k+1;
end;
writeln(‘Jumlah deret = ‘, jumlah);
end
Komentar
Posting Komentar